OPEN DONASI Untuk Anak-anak di Desa Rembitan

OPEN DONASI Untuk Anak-anak di Desa Rembitan

Assalamua’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Hidup mahasiswa🔥
Hidup Rakyat Indonesia 🔥
Hidup Perempuan Indonesia🔥

Berhubung dengan adanya kegitan Kampung Kreasi di Desa rembitan, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mataram hadir dengan kegiatan Taman baca yang merupakan kegiatan untuk melestarikan literasi sejak dini terhadap anak2 di desa rembitan yang di mana mereka masih kurang dalam mendapatkan perhatian dan menambah motivasi belajar maka untuk menunjang tercapainya hal tersebut kami membuka OPEN DONASI untuk taman baca.
Open Donasi di buka:
🗓12 agustus -11 september 2019
Donasi dapat berupa :
1. Alat Tulis
-Pulpen
-buku tulis
-penghapus
-pensil
-Pensil warna
2. Buku pelajaran SD
3. Buku cerita untuk Paud – SD
4. Buku Gambar
5. Buku bacaan (Untuk anak”,Sd,SMP dan SMA)
6. Buku cerita bergambar

 

Adapun tata cara donasi:
1. Konfirmasi dgn menghubungi no. berikut:
☎082341505939 (Dania)
081917209977 (Shofi)

2. Donasi dapat langsung diserahkan ke sekret BEM Universitas Mataram. Atau dapat menghubungi no. di atas utk pengambilan Donasi

Jika ada 1000 orang untuk mengubah dunia maka aku 1 diantaranya, jika ada 100 orng untuk mengubah dunia maka aku 1 diantaranya, jika ada 1 ornag untuk mengubah dunia, maka itulah aku

Terima kasih. 🙏🏻

Peringati Hari Anak Nasional, BEM UNRAM Adakan Kegiatan Sehari Bersama Anak

Peringati Hari Anak Nasional, BEM UNRAM Adakan Kegiatan Sehari Bersama Anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM UNRAM adakan kegiatan sehari bersama anak pada 28 Juli 2019 di Bale Ade, Gunung Sari, Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2019 lalu.

 

Kegiatan yang diadakan yaitu berdongeng, belajar bahasa inggris dan doa-doa harian, bermain bersama, hingga bernyanyi bersama untuk mengenalkan lagi lagu anak dan lagu nasional.

 

“Anak-anak zaman sekarang sudah berbeda dari anak-anak zaman dahulu. Dulu, lagu-lagu anak begitu populer, sedangkan sekarang anak-anak lebih suka lagu yang jauh dari umurnya,” ungkap Nurul, Dirjen jejaring dan kajian strategis KPP BEM UNRAM 2019.

 

Tak lupa, KPP BEM UNRAM juga telah menyiapkan hadiah berupa alat tulis untuk anak-anak yang semangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini.

 

Nurul Berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat kembali lagi menikmati masa anak-anak dengan bermain, dan juga tidak melupakan lagu-lagu anak dan lagu nasional.

 

Selain itu, ditemui ditempat yang sama, sekretaris KPP BEM UNRAM 2019, Sri Nurdaniati menuturkan selain untuk memperingati hari anak nasional, kegiatan juga dilaksanakan sebagai upaya untuk mengenalkan dan menyegarkan kembali masa anak-anak sekitar Bale Ade ditengah perkembangan zaman yang banyak mengikis masa anak-anak. Gencatan perkembangan teknologi dan kebutuhan ekonomi yang kemudian banyak mengikis masa bermain anak-anak.

 

“Apalagi sekarang, anak-anak yang seharusnya menikmati masa kecilnya malah yang bekerja untuk memenuhi kebutuhannya,” tutur Sri Nurdaniati.

 

Ia juga berharap melalui kegiatan ini, anak-anak lebih bersemangat untuk menikmati masa anak-anak mereka dengan bermain dan belajar.  Selain itu, berhubung dengan kondisi pasca gempa Lombok, trauma anak-anak masih terasa sampai sekarang, melalui kegiatan ini selain dapat memberi pengetahuan juga dapat menjadi sedikit hiburan atau pengobat dari trauma anak-anak. (didi)

Sekeping Cerita KBM 2019

Tutup Kegiatan KBM, BEM UNRAM Gelar Lomba Bersama Anak-Anak Dusun Teres Genit

Mataram (BEM UNRAM) – Kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) 2019 yang berlangsung dari 19 – 21 Juli 2019. Dalam acara penutupan digelar lomba-lomba bersama anak-anak Dusun Teres Genit, Desa Bayan di halaman masjid Nurul Mujtahid, Minggu (21/7).

Untuk memantik semangat anak-anak sekitar, panitia menyiapkan hadiah berupa perlengkapan sekolah yang juga didukung oleh pihak sponsorship, diantaranya Aksi Cepat Tanggap, Titian Hidayah, Bulog, BKKBN NTB dan AB Charity.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakrabkan diri dan menghibur anak-anak sekitar. Selain itu, juga memberikan kesan baik dan menarik dihari terakhir kegiatan KBM 2019.

Kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak sekitar. Terlihat dengan banyaknya anak-anak yang berbondong-bondong datang ke halaman masjid untuk mengikuti lomba. Adapun lomba yang digelar yaitu lomba lari karung dan bakiak.

Mereka mengaku senang dengan kegiatan ini, selain untuk mengisi waktu luang juga sebagai wadah untuk bermain bersama teman-teman dan panitia KBM 2019.

“Kami senang, karena kami tidak pernah memainkan permainan bakiak sebelumnya, selain itu kami juga dapat hadiah, ” tutur Andre, salah satu peserta lomba.

Kegiatan KBM ini kemudian ditutup secara resmi sekitar pukul 10.00 wita oleh kepala desa yang diwakili oleh sekretaris desa Bayan bersama tokoh agama dan masyarakat serta seluruh panitia KBM.

Dalam sambutannya, Hamidi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat desa Bayan yang telah menyambut dan menerima dengan baik kegiatan ini dan kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan KBM.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Unram 2019, Muhammad Amri Akbar. Ia mengatakan bahwa pengalaman yang didapatkan di dusun Teres Genit ini tidak akan didapatkan didalam kelas melainkan harus terjun langsung ke masyarakat.

Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan pembagian hadiah kepada peserta lomba dan bersih-bersih masjid. (didi)

BEM UNRAM Adakan Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini di KBM 2019

BEM UNRAM Adakan Sosialisasi Bahaya Pernikahan Dini di KBM 2019

Mataram (BEM UNRAM) – Sosialisasi bahaya pernikahan dini digelar Bem Unram Bersama BKKBN NTB dan Forum Genre di Dusun Teres Genit, Desa Bayan, KLU. Sosialisasi dihadiri puluhan siswa SMPN 4 Satap Bayan beserta Ketua Komite dan beberapa guru, Sabtu (20/7).

Edukasi pernikahan dini sangat dibutuhkan oleh siswa di pelosok desa karena tingkat pernikahan dini masih tinggi. Tingginya angka pernikahan dini disebabkan pengetahuan tentang bahaya pernikahan dini masih minim. Tercatat di Kabupaten Lombok Utara (KLU) marak kasus pernikahan dini. Daerah tersebut antara lain Kecamatan Bayan dengan jumlah tertinggi 1.021 kejadian.  

Muhammad Isnaini Hamidi, selaku panitia Kemah Bakti Mahasiswa 2019 menuturkan, sosialisasi ini diadakan sebagai bentuk keprihatinan atas maraknya fenomena pernikahan dini di masyarakat NTB. Sehingga, perlu adanya sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya remaja dusun Teres Genit untuk mencegah dan mengurangi tingkat pernikahan dini.

Selain itu, Amri, ketua BEM UNRAM dalam uraian materinya mengajak seluruh remaja untuk fokus meraih cita-cita dan pendidikannya dibanding melakukan tindakan yang dapat menjurus pada pergaulan bebas dan pernikahan dini.

Dalam pemaparan materi oleh BKKBN dan Forum Genre mengajak siswa SMP Satap Bayan untuk lebih peduli pada masa depan mereka. Siswa yang dalam segi umur masih terbilang labil akan lebih mudah mengambil keputusan berdasarkan emosi. Hal itu menyebabkan angka pernikahan dini meningkat. Oleh karena itu edukasi terhadap pernikahan dini harus selalu digalakan. (didi)

BEM UNRAM Adakan Pasar Murah Sebagai Rangkaian KBM 2019

BEM UNRAM Adakan Pasar Murah Sebagai Rangkaian KBM 2019

Mataram (BEM UNRAM) – BEM UNRAM adakan pasar rakyat sebagai rangkaian dari kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa 2019 pada 20 Juli 2019 di dusun Teres Genit, desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Pasar rakyat ini menjual berbagai barang-barang kebutuhan masyarakat seperti sembako dan baju-baju layak pakai dengan harga yang murah. Kegiatan ini didukung oleh berbagai pihak diantaranya BKKBN NTB, Aksi Cepat Tanggap, Titian Hidayah, AB Charity, hingga Bulog yang juga turut hadir mendirikan stand penjualan.

Muhammad Isnaini Hamidi, selaku ketua panitia Kemah Bakti Mahasiswa 2019 menuturkan, pasar murah ini diadakan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat pasca gempa yang belum stabil, selain itu mengingat lokasi pasar yang jauh dari Dusun Teres Genit sehingga masyarakat kesulitan untuk sekedar memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Kami telah melakukan survey lokasi sebelumnya, dan dusun Teres Genit ini adalah salah satu dusun yang cukup jauh dari jangkauan pasar sekitar sehingga masyarakat harus turun dulu jika ingin membeli bahan makanan,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan pasar murah sebagai rangkaian dari kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa 2019 ini sebagai bentuk pelaksanaan tri darma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa harus dapat lebih peka akan kondisi dan kebutuhan masyarakat saat ini, karena mahasiswa mempunyai peran yanh besar didalam masyarakat nantinya.

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat sekitar, terlihat dengan tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dalam pasar rakyat. 

“Kami sangat senang dengan adanya pasar rakyat ini, harga-harga yang ditawarkan lebih murah dari harga pasar biasa,” tutur salah satu warga Dusun Teres Genit. Masyarakat juga berharap kegiatan-kegiatan yang seperti ini dapat dilaksanakan ditahun-tahun mendatang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-harinya. (didi)

0
0