Kampung Kreasi BEM Unram Resmi Dibuka

Kampung Kreasi BEM Unram Resmi Dibuka

Mataram (BEM UNRAM) – BEM Universitas Mataram bersama Kepala Bagian Kemahasiswaan serta perwakilan masyarakat secara resmi membuka kegiatan kampung kreasi yang diadakan di dusun Selemang, Desa Rembitan, kecamatan Pujut, Lombok Tengah kemarin (31/8). Kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga bulan kedepan ini mengusung tema merajut harmoni dalam wadah pengabdian. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya realisasi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat terutama didaerah dengan kategori terpencil.

 

“Dusun ini juga kami pilih karena minimnya infrastruktur, rendahnya tingkat pendidikan maupun kesehatan, serta pertanian,” jelas Ikmal, Ketua panitia Kampung Kreasi.

 

Hal ini juga diperjelas oleh sekretaris desa Rembitan, Bapak Kedim. Ia menjelaskan bahwa kondisi sumber daya manusia di dusun Selemang masih  minim, angka masyarakat kategori berpendidikan bahkan dapat dihitung dengan jari. Selain itu, keberadaan sekolah dasar satu-satunya di dusun tersebut tidak maksimal akibat kurangnya sarana dan prasarana pendukung.

 

Kondisi jalanan penghubung ke dusun tersebut juga sangat memprihatinkan. Jalanan berbatu dan rusak parah serta minim lampu jalan.

 

“Saat hujan jalanan akan sangat becek dan licin sehingga masyarakat sering khawatir ketika melintas. Begitupun saat musim kemarau, jalanan akan sangat berdebu,” tutur Sekdes Rembitan.

 

Melihat persoalan tersebut, BEM Universitas Mataram kemudian mengusung pengabdian dalam empat bidang yaitu bidang pendidikan melalui pengadaan taman baca dan relawan mengajar di sekolah setempat, bidang kesehatan melalui cek kesehatan gratis secara berkala, bidang infrastruktur melalui pengadaan lampu jalan, serta bidang soft skill melalui pelatihan dan pembinaan pertanian dengan cara hidroponik.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dan mendapatkan pengetahuan serta pengalaman melalui pembinaan dan pelatihan yang diadakan sehingga dapat diterapkan dan dilanjutkan di masa yang akan datang. Selain itu, melalui pengadaan taman baca diharapkan dapat meningkatkan minat baca anak-anak setempat sehingga sedikit lebih banyak dapat meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat setempat. (didi)

Open Donasi Untuk Kampus Ungu

Open Donasi Untuk Kampus Ungu

26 Juni 2019, Mahasiswa Universitas Mataram yang dikomandoi oleh BEM UNRAM melakukan aksi kepada birokrasi kampus dengan berbagai tuntutan. Salah satu isi dari untutan tersebut adalah pemenuhan infrastruktur/fasilitas dalam proses belajar mengajar serta memperketat keamanan dengan menambahkan peralatan CCTV di masing-masing fakultas.

 

Berangkat dari aksi tersebut, 12 Juli 2019 BEM FT-UNRAM melakukan audiensi yang kedua kalinya bersama pihak Dekanat dengan agenda mem-follow up hasil audiensi yang pertama dan penyampaian aspirasi mahasiswa. Dalam audiensi tersebut disampaikan bahwa hasil dari audiensi yang sudah dilakukan sebelumnya belum sepenuhnya dijalankan serta masih dalam proses untuk dipenuhi. Dikesempatan tersebut, BEM FT-UNRAM mengingatkan pihak Dekanat terkait dengan hasil aksi pada tanggal 26 Juni 2019 serta menyampaikan aspirasi dari mahasiswa tentang masalah kebersihan dan keamanan dikampus ungu tercinta. BEM FT_UNRAM meminta pihak dekanat untuk menyediakan tempat pembuangan akhir bagi sampah di Fakultas Teknik serta pengadaan CCTV sebagai sarana keamanan di Fakultas.

 

Didapatkan tanggapan yang baik terkait kedua permasalahan tersebut. Bapak Akmaluddin S.T.,M.Sc.(Eng).,Ph.D. selaku Dekan Fakultas Teknik langsung menginstruksikan bagian perlengkapan fakultas untuk memenuhi permintaan tersebut. Selepas dari pertemuan tersebut, BEM FT UNRAM tetap mem-follow up hasil pertemuan tersebut. Dari hasil follow up di simpulkan bahwa pengadaan tempat pembuangan akhir dan pengadaan CCTV difakultas teknik tidak bisa dilakukan di tahun ini.

 

Nyatanya instruksi yang disampaikan oleh Bapak Dekan hanyalah sebuah kata-kata dimana sampai saat ini, 29 Agustus 2019 bukannya permasalahan tersebut diselsesaika, malah tidak di indahkan. Pengadaan tempat pembuangan sementara sampah, pengadaan CCTV harus menunggu sampai tahun depan?Kami muak, kami bosan dengan cara pandang birokrasi saat ini, yang mendewakaan keuangan dibandingkan diatas segalanya maka dari setiap permasalahan tersebutj juga hadir memberikan solusi, bukan hanya untuk memperunyam masalah. Maka satu langkah pasti yang mau tidak mau harus kita lakukan sebgai mahasiswa, kita bergerak sendiri, kita biaya sendiri, kita donasi sebnyak mahasiswa yang ada!!

2 September 2019,tepatnya hari ini seluruh Ormawa fakultas teknik akan membuka donasi untuk mengatasi permasalahan yang sedang terjadi. Mari bantu Fakultas kita untuk bangkit.
Salam Perjuangan !
#TeknikMeradang
#Donasikampusungu
#BantuKeuanganKampusUngu
KABINET KONTRIBUSI NYATA
Line : jlm0336x
Ig : @bemftunram
E-mail : bemftunram1@gmail.com
Fanpage Facebook : BEM FT Unram

OPEN DONASI Untuk Anak-anak di Desa Rembitan

OPEN DONASI Untuk Anak-anak di Desa Rembitan

Assalamua’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Hidup mahasiswa🔥
Hidup Rakyat Indonesia 🔥
Hidup Perempuan Indonesia🔥

Berhubung dengan adanya kegitan Kampung Kreasi di Desa rembitan, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mataram hadir dengan kegiatan Taman baca yang merupakan kegiatan untuk melestarikan literasi sejak dini terhadap anak2 di desa rembitan yang di mana mereka masih kurang dalam mendapatkan perhatian dan menambah motivasi belajar maka untuk menunjang tercapainya hal tersebut kami membuka OPEN DONASI untuk taman baca.
Open Donasi di buka:
🗓12 agustus -11 september 2019
Donasi dapat berupa :
1. Alat Tulis
-Pulpen
-buku tulis
-penghapus
-pensil
-Pensil warna
2. Buku pelajaran SD
3. Buku cerita untuk Paud – SD
4. Buku Gambar
5. Buku bacaan (Untuk anak”,Sd,SMP dan SMA)
6. Buku cerita bergambar

 

Adapun tata cara donasi:
1. Konfirmasi dgn menghubungi no. berikut:
☎082341505939 (Dania)
081917209977 (Shofi)

2. Donasi dapat langsung diserahkan ke sekret BEM Universitas Mataram. Atau dapat menghubungi no. di atas utk pengambilan Donasi

Jika ada 1000 orang untuk mengubah dunia maka aku 1 diantaranya, jika ada 100 orng untuk mengubah dunia maka aku 1 diantaranya, jika ada 1 ornag untuk mengubah dunia, maka itulah aku

Terima kasih. 🙏🏻

Peringati Hari Anak Nasional, BEM UNRAM Adakan Kegiatan Sehari Bersama Anak

Peringati Hari Anak Nasional, BEM UNRAM Adakan Kegiatan Sehari Bersama Anak

Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM UNRAM adakan kegiatan sehari bersama anak pada 28 Juli 2019 di Bale Ade, Gunung Sari, Lombok Barat. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2019 lalu.

 

Kegiatan yang diadakan yaitu berdongeng, belajar bahasa inggris dan doa-doa harian, bermain bersama, hingga bernyanyi bersama untuk mengenalkan lagi lagu anak dan lagu nasional.

 

“Anak-anak zaman sekarang sudah berbeda dari anak-anak zaman dahulu. Dulu, lagu-lagu anak begitu populer, sedangkan sekarang anak-anak lebih suka lagu yang jauh dari umurnya,” ungkap Nurul, Dirjen jejaring dan kajian strategis KPP BEM UNRAM 2019.

 

Tak lupa, KPP BEM UNRAM juga telah menyiapkan hadiah berupa alat tulis untuk anak-anak yang semangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini.

 

Nurul Berharap melalui kegiatan ini, anak-anak dapat kembali lagi menikmati masa anak-anak dengan bermain, dan juga tidak melupakan lagu-lagu anak dan lagu nasional.

 

Selain itu, ditemui ditempat yang sama, sekretaris KPP BEM UNRAM 2019, Sri Nurdaniati menuturkan selain untuk memperingati hari anak nasional, kegiatan juga dilaksanakan sebagai upaya untuk mengenalkan dan menyegarkan kembali masa anak-anak sekitar Bale Ade ditengah perkembangan zaman yang banyak mengikis masa anak-anak. Gencatan perkembangan teknologi dan kebutuhan ekonomi yang kemudian banyak mengikis masa bermain anak-anak.

 

“Apalagi sekarang, anak-anak yang seharusnya menikmati masa kecilnya malah yang bekerja untuk memenuhi kebutuhannya,” tutur Sri Nurdaniati.

 

Ia juga berharap melalui kegiatan ini, anak-anak lebih bersemangat untuk menikmati masa anak-anak mereka dengan bermain dan belajar.  Selain itu, berhubung dengan kondisi pasca gempa Lombok, trauma anak-anak masih terasa sampai sekarang, melalui kegiatan ini selain dapat memberi pengetahuan juga dapat menjadi sedikit hiburan atau pengobat dari trauma anak-anak. (didi)

Sekeping Cerita KBM 2019

Tutup Kegiatan KBM, BEM UNRAM Gelar Lomba Bersama Anak-Anak Dusun Teres Genit

Mataram (BEM UNRAM) – Kegiatan Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) 2019 yang berlangsung dari 19 – 21 Juli 2019. Dalam acara penutupan digelar lomba-lomba bersama anak-anak Dusun Teres Genit, Desa Bayan di halaman masjid Nurul Mujtahid, Minggu (21/7).

Untuk memantik semangat anak-anak sekitar, panitia menyiapkan hadiah berupa perlengkapan sekolah yang juga didukung oleh pihak sponsorship, diantaranya Aksi Cepat Tanggap, Titian Hidayah, Bulog, BKKBN NTB dan AB Charity.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengakrabkan diri dan menghibur anak-anak sekitar. Selain itu, juga memberikan kesan baik dan menarik dihari terakhir kegiatan KBM 2019.

Kegiatan ini disambut antusias oleh anak-anak sekitar. Terlihat dengan banyaknya anak-anak yang berbondong-bondong datang ke halaman masjid untuk mengikuti lomba. Adapun lomba yang digelar yaitu lomba lari karung dan bakiak.

Mereka mengaku senang dengan kegiatan ini, selain untuk mengisi waktu luang juga sebagai wadah untuk bermain bersama teman-teman dan panitia KBM 2019.

“Kami senang, karena kami tidak pernah memainkan permainan bakiak sebelumnya, selain itu kami juga dapat hadiah, ” tutur Andre, salah satu peserta lomba.

Kegiatan KBM ini kemudian ditutup secara resmi sekitar pukul 10.00 wita oleh kepala desa yang diwakili oleh sekretaris desa Bayan bersama tokoh agama dan masyarakat serta seluruh panitia KBM.

Dalam sambutannya, Hamidi mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat desa Bayan yang telah menyambut dan menerima dengan baik kegiatan ini dan kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan KBM.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Presiden Mahasiswa Unram 2019, Muhammad Amri Akbar. Ia mengatakan bahwa pengalaman yang didapatkan di dusun Teres Genit ini tidak akan didapatkan didalam kelas melainkan harus terjun langsung ke masyarakat.

Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan pembagian hadiah kepada peserta lomba dan bersih-bersih masjid. (didi)

0
0