FORMADIKSI UNRAM SUKSES SELENGGARAKAN TIMDIKSI 2020 SECARA ONLINE

FORMADIKSI UNRAM SUKSES SELENGGARAKAN TIMDIKSI 2020 SECARA ONLINE

(BEM UNRAM)- Forum Mahasiswa Bidikmisi (FORMADIKSI) Universitas Mataram adalah wadah silaturahmi, penampung aspirasi, dan pengembangan potensi mahasiswa bidikmisi khususnya Universitas Mataram melalui berbagai program kerja yang dimiliki. Salah satunya yakni dengan adanya kegiatan Temu Ilmiah Mahasiswa Bidikmisi (TIMDIKSI) nasional yang merupakan program kerja departemen prestasi Formadiksi Unram serta bertujuan untuk menjadi ajang silaturahmi mahasiswa bidikmisi Universitas mataram dengan Universitas lainnya, sarana mengembangkan potensi diri, dan Menumbuhkan semangat berdaya saing mahasiswa bidikmisi se-Indonesia. Pelaksanaan Timdiksi nasional 2020 bertepatan dengan satu dekade (10 tahun) bidikmisi berdiri. Oleh karena itu, sebagai bentuk syukur dan terimakasih kepada bidikmisi yang telah satu dekade (10 tahun)  menginspirasi dan memberikan arti besar bagi mahasiswa yang kurang mampu dari segi ekonomi tapi memiliki kemauan besar untuk menuntut ilmu, berprestasi dan menjadi generasi unggul bagi negeri, tema dari Timdiksi nasional 2020 yaitu “Mahakarya Satu Dekade Bidikmisi Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar dari tanggal 10 September-14 September 2020. Rencana awal, kegiatan ini adalah akan dilangsungkan secara Offline, namun karena adanya pandemi Covid-19 panitia pelaksana memutuskan untuk melaksanakannya secara online melalui Platform Zoom serta disiarkan langsung melalui Instagram @timdiksi2020 dan Youtube Formadiksi Unram.  Namun walaupun begitu, rangkaian acara tersebut tidak terlalu berbeda dari sebelumnya dan tetap mengutamakan terjalinnya silaturahmi serta menghadirkan esensi temu semua mahasiswa bidikmisi se-Indonesia yang mengikuti kegiatan.

Adapun rangkaian acara Timdiksi nasional 2020 antara lain opening ceremony, perayaan satu dekade bidikmisi, bidikmisi awards bagi mahasiswa dan alumni bidikmisi, seminar nasional, perlombaan karya tulis ilmiah, perlombaan kisah inspiratif seluruh mahasiswa bidikmisi se-Indonesia, dan malam penganugerahan. Dalam perlombaan karya tulis ilmiah bertemakan “Kontribusi Mahasiswa Bidikmisi Sebagai Agent of Change Dalam Mengembangkan IPTEK dan Sumber Daya Guna Mewujudkan Generasi Emas 2045” dan kisah inspiratif  bertemakan “Terimakasih Bidikmisi Satu Dekade Menginspirasi” diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia yang tersaring menjadi 20 tim finalis KTI dari 13 universitas yakni Universitas Mataram (5 Tim), Universitas Negeri Semarang (3 Tim), Universitas Airlangga (2 Tim), Universitas Brawijaya (1 Tim), Universitas Jember (1 Tim), Universitas Swadaya Gunung jati Cirebon (1 Tim), Universitas Trunojoyo Madura (1 Tim), Universitas Islam Indonesia (1 Tim), Universitas Negeri Yogyakarta (1 Tim), Universitas Negeri Surabaya (1 Tim), Universitas Gadjah Mada (1 Tim), Universitas Teuku Umar (1 Tim), dan Universitas Udayana (1 Tim). Untuk finalis KI tersaring menjadi 20 finalis dari 18 universitas yakni Universitas Negeri Semarang (2 Orang), Universitas Jambi (2 Orang), Universitas Mataram (1 Orang), Universitas Tanjungpura (1 Orang), Universitas Tidar (1 Orang), Universitas Negeri Yogyakarta (1 Orang), IAIN Manado (1 Orang), Universitas Teknologi Yogyakarta (1 Orang), IAIN Pekalongan (1 Orang), Universitas Udayana (1 Orang),  Stia Setih Setio Muara Bungo (1 Orang), Universitas Palangka Raya (1 Orang), Universitas Maritim Raja Ali Haji (1 Orang), Universitas Lampung (1 Orang) Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar (1 Orang), Universitas Teuku Umar (1 Orang), IAIN Purwokerto (1 Orang), dan Universitas Sriwijaya (1 Orang). Selain itu disetiap rangkaian acara terdapat penampilan berupa video  dari mahasiswa bidikmisi dengan berbagai keterampilan yang dimiliki seperti menyanyikan lagu daerah, silat, tarian tradisional, dan pembacaan puisi.

     Hari pertama (Kamis, 10 september 2020) dilaksanakan opening ceremony, perayaan satu dekade bidiksmisi, bidikmisi awards bagi mahasiswa dan alumni bidikmisi serta seminar nasional. Pada opening ceremony dihadiri langsung oleh wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni, Pembina Formadiksi, Kasubag bagian kesejahteraan mahasiswa, juri setiap cabang lomba, alumni bidikmisi, para nominasi bidikmisi awards, dan organisasi mahasiswa (Ormawa) Universitas Mataram yang bertempat di Ruang Sidang Senat lantai 3 Universitas Mataram. Sedangkan para finalis setiap cabang lomba mengikuti kegiatan secara online melalui Flatform Zoom.

Pelaksanaan Timdiksi Nasional 2020 cukup spesial dari tahun sebelumnya, karena menghadirkan dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa-mahasiswa bidikmisi berprestasi Universitas Mataram. Tujuan dari pelaksanaan Timdiksi ini adalah untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan kecakapan serta kreativitas mahasiswa bidikmisi dalam bidang kepenulisan” Ujar ketua panitia Timdiksi 2020, Muh.Hamzani dalam laporan ketua panitia saat pembukaan Timdiksi nasional 2020.

Ketua Umum Formadiksi Universitas Mataram, M Fauzin Al Habib mengatakan“Pada tahun 2020 ini menjadi momen istimewa karena genap 10 tahun atau satu dekade bidikmisi berdiri sehingga kegiatan Timdiksi 2020 dirangkaikan dengan peringatan satu dekade bidikmisi serta menghadirkan bapak bidikmisi yang telah mencetuskan bidikmisi dan membuat orang-orang yang sebelumnya tidak berani untuk bermimpi mampu menunjukan kepada dunia bahwa mereka bisa menjadi pemimpin masa depan. Oleh karenanya ketika satu abad berdirinya Indonesia ini pada tahun 2045 diharapkan mahasiswa bidikmisi ini bisa menjadi jawaban atau harapan Indonesia. Di tahun 2020 ini menjadi akhir dari bidikmisi yang akan digantikan dengan KIP kuliah dan bidikmisi sangat berarti untuk kita karena berkat beasiswa tersebut kita hadir , kuliah disini serta mampu mewujudkan cita-cita yang  terpendam karena kondisi ekonomi. Terimakasih bidikmisi, salam bidikmisi salam prestasi.”

       Selain itu dalam sambutan yang disampaikan, wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Mataram, Prof. Dr.Ir. Enny Yuliani, M.Si mengatakan bahwa “Bidikmisi telah memberikan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi. Serta menciptakan mahasiswa-mahasiswa yang produktif dan mandiri.”

       Setelah opening ceremony, ditampilkan video persembahan mahasiswa bidikmisi Universitas Mataram yaitu, lagu tradisonal sasak “Inaq Tegining Amaq Teganang” yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai peringatan satu dekade bidikmisi yang dilakukan oleh Pembina Formadiksi Universitas Mataram, Oryza Pneumatica Inderasari, S.Sos, M.Sosio bersama wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni Universitas Mataram, Prof. Dr.Ir. EnnyYuliani, M.Si yang turut dihadiri oleh pencetus bidikmisi sekaligus menjabat sebagai menteri pendidikan dan kebudayaan RI 2009-2014 yakni Prof. Dr.Ir Mohammad Nuh, DEA. secara online melalui Flatform Zoom. Selain itu ditampilkan juga video ucapan terimakasih kepada bidikmisi oleh mahasiswa-mahasiswa bidikmisi dari berbagai Universitas di Indonesia. Dalam kegiatan ini juga diumumkan pemenang Bidikmisi Awards sebagai bentuk apresiasi atas torehan prestasi serta menunjukan bahwa mahasiswa bidikmisi juga mampu berprestasi dan berkontribusi untuk Indonesia dengan tiga kategori, yaitu untuk mahasiswa bidikmisi 2016 sampai 2019 yang sudah mengikuti seleksi berkas, IPK tertinggi dari setiap fakultas yang ada di Unram Angkatan 2016 serta kepada alumni-alumni bidikmisi Universitas Mataram yang bergerak dalam bidang riset ilmiah, penggerak ekonomi, pendidikan, sosial, dan hukum. Pada Bidikmisi awards ini, panitia telah mengumpulkan data prestasi mahasiswa Bidikmisi se-UNRAM selama lebih dari 5 Bulan yang lalu.

            Rangkaian acara selanjutnya adalah seminar nasional online melalui Flatform  Zoom dengan tema “Optimalisasi Peran Mahasiswa Bidikmisi Melalui Pendidikan Berkualitas Di Era New Normal Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045” yang diikuti oleh 742 peserta. Adapun pemateri pertama seminar nasional berasal dari penerima bidikmisi 2010 Universitas Mataram yang memiliki berbagai prestasi yaitu, Fitria Tisa Oktavia, Ph. D (Cand) yang menyampaikan bahwa bidikmisi menjadi pintu awal yang akan membuka pintu-pintu mimpi berikutnya dan untuk mencapai target Indonesia emas 2045 perlu dioptimalkannya sumber daya manusia salah satunya melalui investasi pendidikan. Pemateri kedua yaitu, bapak bidikmisi yang mencetuskan adanya bidikmisi sekaligus menteri pendidikan  dan kebudayaan RI 2009-2014 yaitu, Prof. Dr.Ir Mohammad Nuh, DEA. yang menyampaikan bahwa“kasus Covid-19 yang terjadi membuat kita harus mengalami perubahan dan pilihan kita adalah berubah karena kemauan atau keterpaksaan. Selain itu disampaikan juga bahwa esensi pendidikan adalah belajar, belajar dan belajar. Pendidikan adalah sistem rekayasa sosial terbaik dan teruji untuk meningkatkan kesejahteraan, keharkatan, dan kemartabatan”. Setelah penyampaian materi dan diskusi, rangakaian acara Timdiksi ditutup dengan persembahan video kolaborasi silat mahasiswa bidikmisi dan tarian pasga MA NW Aik Ampat.

Pada hari kedua, 11 September 2020 mulai dari pukul 20.00 WITA dilaksanakan technical meeting mengenai ketentuan-ketentuan presentasi finalis lomba karya tulis ilmiah dan kisah inspiratif yang disampaikan oleh penanggung jawab masing-masing cabang lomba melalui Flatform Zoom. Hari ketiga, 12 September 2020 dilaksanakan presentasi 20 tim finalis lomba karya tulis ilmiah Timdiksi nasional 2020 dengan konsep presentasi yakni pengajuan pertanyaan tiga juri kepada finalis selama 10 menit untuk satu tim, sesuai dengan nomer urut finalis yang telah disampaikan ketika technical meeting. Juri dalam presentasi lomba karya tulis ilmiah Timdiksi nasional 2020 merupakan para dosen dari bidang SOSHUM dan SAINTEK serta bergerak sebagai tim pengelola dan reviewer PKM di Universitas Mataram. Juri-juri tersebut antara lain Dr. Faturrahman, S.Pt., M.Si., A.A. Alit Triadi, ST., MT., dan Oryza Pneumatica Inderasari, S.Sos., M.Sosio. Untuk hari keempat, 13 September 2020 dilaksanakan presentasi finalis lomba kisah inspiratif yang konsepnya sama dengan presentasi lomba karya tulis ilmiah. Waktu tanya jawab untuk presentasi kisah inspiratif selama 6 menit dengan nomer urut finalis sesuai dengan yang ditentukan ketika technical meeting. Juri dalam presentasi lomba kisah inspiratif merupakan dosen bahasa Indonesia Universitas Mataram antara lain Dr. Johan Mahyudi, S.Pd., M.Pd., Dr. Saharudin, S.S., MA, dan  Rahmat Hidayat, MA.

Hari Kelima, 14 September 2020 dilaksanakan malam penganugerahan Timdiksi nasional 2020. Adapun rangkaian kegiatannya antara lain pembukaan malam penganugerahan, pengenalan finalis dan makanan khas daerah masing-masing, pengenalan makanan khas Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh panitia, serta  pengumuman juara cabang lomba karya tulis ilmiah dan kisah inspiratif. Dalam acara pembukaan malam penganugerahan, sambutan dilakukan oleh ketua umum dan Pembina Formadiksi Unram serta adanya penampilan pembacaan puisi oleh salah satu mahasiswa bidikmisi Universitas Mataram.

Dalam sambutannya Pembina Formadiksi Unram, Oryza Pneumatica Inderasari, S.Sos, M.Sosio. mengatakan “ Timdiksi Nasional yang telah diselenggarakan menjadi ajang  menimba pengalaman, pembelajaran, serta menjadi kekuatan modal sosial yang menambah relasi dari berbagai Universitas. Pada ajang ini juga mampu  mengasah keterampilan dan kompetensi dalam hal menyusun sebuah karya tulis. Selain itu ajang Timdiksi Nasional dapat menempa mental dan karakter untuk lebih sportif.”

Selanjutnya yakni, pengenalan finalis dan makanan khas daerah masing-masing yang dimulai dari 20 tim finalis KTI dan dilanjutkan dengan 20 orang finalis KI dengan urutan sesuai ketika presentasi, selain itu masing-masing finalis menggunakan almamater dan aksesoris daerah. Adapun pengenalaan makanan khas daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dikenalkan oleh panitia antara lain temberodok, cerorot, dan bantal. Pengenalan ini bertujuan agar para finalis dan panitia bisa merasakan esensi temu dan mengetahui beragam makanan khas daerah di Indonesia. Usai pengenalan finalis dan makanan khas daerah, ditampilkan video tarian tradisional “Bau Nyale” oleh mahasiswa bidikmisi Universitas Mataram. Setelah itu, dilaksanakan pengumuman juara lomba karya tulis ilmiah dengan  kategori juara 1, juara 2, juara 3, best paper, best presentation, dan best poster. Sedangkan kategori lomba kisah inspiratif yaitu, juara 1, juara 2, juara 3, dan video kreatif. Untuk lomba karya tulis ilmiah, juara 1 sekaligus menjadi best paper diraih oleh mahasiswa bidikmisi Universitas Airlangga dengan ketua tim Dewi Masluqiah, juara 2 mahasiswa bidikmisi Universitas Jember dengan ketua tim Alvin Arbiansyah, juara 3 mahasiswa bidikmisi Universitas Mataram dengan ketua tim Alan Maulana Karisma, best presentation diraih mahasiswa bidikmisi Universitas Brawijaya dengan nama ketua tim Ahmad Fahrudin Husein, dan best poster diraih mahasiswa bidikimisi Universitas Udayana dengan ketua tim Veronica Ayu Dwi Atmaja. Adapun pada lomba kisah inspiratif juara 1 diraih oleh Natayya Yulaita dari Universitas Lampung, Juara 2 diraih oleh Kamiyatein dari Universitas Jambi, juara 3 diraih oleh Belila Mega Utari dari Universitas Negeri Semarang , dan video kreatif diraih oleh Heri Suprianto dari Stia Setih Setio Muara Bungo.

 

UNRAM X PEMDA KLU

UNRAM X PEMDA KLU

(BEM UNRAM)- Kamis, 3 September 2020, BEM Unram mengadakan kunjungan ke kampus Vokasi KLU Unram. Dalam kunjungan ini, mahasiswa Vokasi KLU Unram menyampaikan berbagai keluhan yang terjadi di Vokasi KLU termasuk permasalahan UKT yang ternyata terjadi sudah amat sangat lama dan juga permasalahan kuota belajar selama pandemi covid-19.

Menindaklanjuti Audiensi tersebut pada Kamis 10 September 2020, BEM Unram yang juga diwakili oleh beberapa orang mahasiswa dari Vokasi KLU Unram mengadakan audiensi dengan birokrasi Unram yang dihadiri oleh WR III bidang kemahasiswaan dan Alumni serta Biro Pendidikan, akademik dan kemahasiswaan. Dalam pertemuan ini, diceritakan bagaimana 2 Vokasi Unram ini terbentuk termasuk bagaimana Vokasi Bima.

Fokus pada Vokasi KLU, BPAK memaparkan bahwa sudah 2 kali mengirim surat kepada Pemda KLU untuk mengingatkan kembali terkait perjanjian yang pernah ada dan meminta Pemda menepati perjanjian antara Unram dan Pemda KLU bahkan Unram ingin menarik Vokasi ini akan ke Unram pusat jika Pemda tidak menepati nota kesepakatan.

Sayangnya, urusan SPP mahasiswa oleh Pemda yang dipegang oleh Dikpora KLU dibayarkan melalui beasiswa. Dikpora harus tunaikan komitmennya kepada mahasiswa. Dikpora KLU, untuk mahasiswa semester 3 angkatan 2019 dan mahasiswa semester 5 angkatan 2018 yang batas bayar SPP normal adalah pada tanggal 31 Juli 2020 tapi sampai sekarang belum dibayarkan. Keterlambatan seperti ini juga ternyata tidak terjadi di tahun 2020, dikpora pernah juga telat membayar SPP mahasiswa sehingga mahasiswa harus membayar sendiri agar tidak cuti dan Dikpora akan janji mengganti uang tersebut dan sampai sekarang belum ada pengembalian sedikitpun.

BEM Universitas Mataram Menggelar Diskusi bersama Organisasi Mahasiswa (ORMAWA)

BEM Universitas Mataram Menggelar Diskusi bersama Organisasi Mahasiswa (ORMAWA)

(BEM UNRAM)- Sabtu,  11 September 2020 BEM Universitas Mataram menggelar diskusi bersama organisasi Mahasiswa (ORMAWA)  yang dihadiri langsung oleh Wakil Rektor III,  Kepala Biro Umum dan Keuangan serta Kabag Akademik Universitas Mataram. Kegiatan ini mengangkat tema Merajut Silaturahmi Dalam Sinergitas Kebaikan yang bertempat Di Area Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM).

Momentum ini menjadi salah satu ajang silaturahmi antara ORMAWA dengan pihak birokrasi Universitas Mataram dan sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi Ormawa.

Dalam pertemuan ini seluruh Ormawa menyampaikan berapa hal yang menjadi kendala dalam Keberlangsung kegiatan seperti kebersihan, kenyamanan PKM, fasilitas penunjang kegiatan Ormawa dan Ormawa berharap birokrasi menindak lanjuti secara serius keresahan Ormawa. Sebelum diskusi ini berakhir Menko Harmonisasi Kehidupan Kampus saudara Khairul memberikan penekanan jangan sampai aspirasi Ormawa tidak di respon secara serius oleh pihak birokrasi.  Sekaligus memberikan surat komitment yang di tanda tangani sebagai oleh Wakil Rektor 3, sebagai bentuk komitmen Birokrasi Unram dalam menindak lanjuti aspirasi Ormawa.

 

Rilis Kunjungan ke Bawaslu

Rilis Kunjungan ke Bawaslu

(BEM UNRAM)- Mentri Badan Eksekutif mahasiswa universitas Mataram (BEM Unram) Lalu Aryapanji Adipatiwardana meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) provinsi  bersikap berani dan tegas dalam menindak setiap pelanggaran.

BEM Unram akan membentuk tim mahasiswa untuk membantu tugas-tugas pengawas pemilu di  kabupaten/kota se-Lombok yang menggelar Pilkada Serentak Tahun 2020.Hal ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam upaya menyelamatkan demokrasi.“Di dalam kondisi pandemik seperti ini kita menginginkan pilkada yang sehat jangan sampai pelanggaran yang sebelumnya seperti politik uang, dan lainya terjadi”.Kunjungan BEM Unram merupakan road show kementrian Hubungan Kelembagaan ke KPU dan Bawaslu.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu provinsi NTB mengapresiasi keperdulian BEM Unram.“Audiensi BEM Unram dalam rangka silaturahmi dan ingin juga terlibat di dalam memberikan informasi kepada pengawas pemilu,” kata panji.

Dalam pertemuan tersebut, panji menyampaikan tahapan-tahapan krusial yang membutuhkan pengawasan lebih seperti tahapan penyusunan daftar pemilih dan kampanye.“Cek dirinya masing-masing, masuk enggak dalam daftar pemilih, kemudian keluarganya, ujar kepala Bawaslu. Setidaknya hal” kecil seperti ini yang harus kita perhatikan terlebih dahulu dalam mensukeskan pemilu.Masyarakat bisa melaporkan secara formal kepada pengawas pemilu dengan didampingi pihak BEM Unram atau langsung melaporkan lewat akun email Bawaslu tambahnya.

Namun ketua Bawaslu mengingatkan, dalam proses sebuah pelaporan, pelapor harus memiliki e-KTP wilayah berkaitan.“Jika bukan warga NTB maka laporan pelanggaran akan dijadikan temuan oleh Bawaslu,” tutupnya.

Terahir dari BEM Unram, mereka bakal membetuk team untuk berkunjung lagi ke tiap Bawaslu dan KPU kabupaten/kota se-NTB untuk tetap mengawal berjalannya pilkada serentak kedepannya.

PRESS RELEASE KUNJUNGAN BEM UNRAM 2020 KE VOKASI KLU

PRESS RELEASE KUNJUNGAN BEM UNRAM 2020 KE VOKASI KLU

(BEM UNRAM)- Kamis, 03 September 2020

Hidup Mahasiswa!

Hidup rakyat indonesia!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pada hari Kamis, 03 September 2020 Menko Harmonisasi Kehidupan Kampus (Kemenedagri dan Advokastrat) melakukan kunjungan ke kampus Unram Vokasi KLU dengan tujuan untuk menjalin silaturahmi serta membangun garis koordinasi yang baik.

Adapun hasil dari diskusi tersebut yaitu:

  1. Mahasiswa Kampus Vokasi KLU sebagian besar hingga saat ini belum mendapatkan kuota dari Unram.
  2. Sistem penetapan UKT yang kurang jelas.
  3. Tidak adanya alur koordinasi yang jelas antara mahasiswa kampus Vokasi KLU dengan birokrasi.
  4. Sarana dan prasarana yang kurang memadai salah satunya toilet yang rusak.
  5. Tidak ada wadah untuk menyampaikan aspirasi seperti himpunan, dll.
  6. Penyampaian informasi dari birokrasi ke kampus vokasi KLU yang cenderung terlambat dan bahkan tidak ada.
  7. Beberapa tenaga pengajar yang kurang disiplin dalam melaksanakan tugas.

Dengan demikian, segala bentuk keluhan beserta saran yang disampaikan akan segera ditindaklanjuti oleh BEM Unram 2020 agar seluruh mahasiswa mendapatkan hak yang seharusnya didapatkan terutama kenyamanan dalam mengenyam pendidikan.

Dan dengan adanya kegiatan ini diharapkan kedepannya dapat membantu mahasiswa Vokasi KLU untuk dapat bersama menyampaikan seluruh aspirasi mereka kepada birokrasi Universitas Mataram.

Atas perhatian dan partisipasinya, kami mengucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

PRESS RELEASE GERAKAN MENYAPA FAKULTAS “EKONOMI DAN BISNIS”

PRESS RELEASE GERAKAN MENYAPA FAKULTAS “EKONOMI DAN BISNIS”

(BEM UNRAM)-  Jum’at, 28 Agustus 2020

Hidup Mahasiswa!

Hidup rakyat indonesia!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 Salah satu bentuk Dobrakan Kementerian Dalam Negeri BEM UNRAM 2020 Tahun ini adalah mengupas semua keresahan Mahasiswa Se Universitas Mataram. Dengan melalui luncuran Program Kerja KEMENDAGRI yaitu Gerakan Menyapa Fakultas. Dalam hal ini FEB yang menjadi sasaran kita dalam proker kali ini.

Adapun hasil diskusinya sebagai berikut:

PERMASALAH MABA SBMPTN

Pertanyaan

  1. Tidak ada konfirmasi dari BEM U, bahwa pihak BEM fakultas akan jadi contact person. Cpnya juga tidak mengkonfirmasii.
  2. Prosedur Daftar ulang Maba SBMPTN kurang jelas, memang sudah ada dari rektor, tapi ada yang tidak menggunakan stempel basah. Infonya simpang siur. Ada perbedaan pendapat dari Pustik dan bem.
  3. Kip k masih belum jelas sampe sekarang.
  4. Pertanyaannya yang harus diikuti apakah informasi dari pustik atau dari BEM sendiri?

Terkait pertanyaan-pertanyaan diatas, adapun tanggapan yang disampaikan oleh Menteri Koordinasi Harmonis Kehidupan Kampus (Khairul Muamalah)

  1. Terkait dengan masalah CP, dari pihak BEM U sudah berkoordinasi dengan BEM seluruh fakultas tetapi hanya ada sebagian orang, dan sebagian nara hubung lainnya belum dikonfirmasi.
  2. Informasi setiap hari itu berbeda beda. Ada informasi yang mengalami perubahan. Misalnya kominfo dpt hari ini, dan pustik mengeluarkan secara terbuka 2 hari kemudian.
  3. Kita belum post itu karena belum di tanda tangan oleh wr3. Informasi itu asalnya satu dari univ. Informasi yang kita share, informasi dari kampus. Bahasa surat dr pustik itu secara umum saja, tapi tidak ada point klarifikasi apa apa.

Saran kedepannya dari Presma BEM Unram 2020, kalau bisa, setelah ini kita bentuk satu grup info kampus yang terintegrasi.

PENDISTRIBUSIAN DANA ORMAWA

Ada beberapa Ormawa yang mengajukan proposal salah satunya HMD akuntansi yang mengadakan lomba, tetapi permasalahannya dana yang diberikan disetiap kegiatan hanya 1 juta dan dana untuk hadiah juga tidak dapat dicairkan dan pajaknya juga naik 5%. Dengan demikian, adapun tanggapan dari Ketua BEM FEB, terkait pendanaan tersebut jadi  Awalnya ketika di bulan Februari, lokakarya. Terkait sistem dikeluarkannya dana tersebut terjadi miskomunikasi. Semua berawal dari lokakarya itu. Sehingga uang temen temen ormawa yang mengadakan kegiatan tidak cair. Kami juga paham bahwa tidak akan cukup jika dana di sebuah kegiatan hanya diberikan sebesar 1 juta.Permasalahan ini cukup rumit, karena yang seharusnya berapapun dana yang dialokasikan untuk Ormawa fakultas, itu sudah menjadi hak Ormawa untuk dipergunakan oleh Ormawa itu sendiri terlepas untuk  kegiatan apapun itu. Jadi agar tidak menimbulkan kecurigaan terkait prosedur yang ada, disarankan untuk mengadakan audiensi dan libatkan birokrasi yang ada. Karena hingga saat ini tidak ada aturan yang mengatakan pencairan dana Ormawa diberikan 1 juta per kegiatan melainkan diberikan sesuai permintaan Ormawa itu sendiri.

 KUOTA MAHASISWA

Bagaimana terkait permasalahan kuota yang belum didistribusikan, mengingat kuliah yang terus menerus online menggunakan zoom, YouTube, dll? Terkait permasalahan kuota, pihak birokrasi menerapkan sistem pemberian saldo sebesar 50.000 kepada mahasiswa melalui aplikasi link aja, media tersebut digunakan karena dirasa cukup efektif dalam proses pendistribusian karena sebelumnya sudah diberlakukan pada Mahasiswa Baru SNMPTN dan hasilnya cukup baik. Namun proses tersebut juga tetap akan dievaluasi efektivitasnya untuk mahasiswa lama.

Terkait belum adanya pendistribusian kuota hingga saat ini salah satunya disebabkan karena terkendala banyaknya libur nasional. Hal itu juga kemudian disampaikan oleh WR 2 bahwa ada beberapa pihak yang tidak mau tanda tangan kontrak diluar jam kerja mereka karena libur. Namun untuk bulan ini ada beberapa mahasiswa yang melaporkan telah menerima saldo link aja, jadi untuk teman-teman yang lain diharapkan untuk menuggu.

 SARANA DAN PRASARANA

Salah satu permasalahan yang dirasakan teman-teman D3 yaitu kantin yang letaknya cenderung lebih dekat ke fakultas kedokteran dibandingkan dengan D3 sendiri sehingga kantin tersebut kemudian didominasi oleh temen2 dari fk. Selain itu juga ada wacana pembangunan di gedung D3 namun hingga saat ini belum terealisasikan. Selanjutnya mengenai “Kantin Alumni” yang segera akan dibangun. Kita bingung untuk merespon apakah akan senang atau sedih mengingat sebelum ada rencana pembangunan ini, kami mahasiswa feb juga sudah berdesak-desakan ketika parkir apalagi jika sebagian lahan parkirnya akan digunakan untuk pembangunan kantin.

Terkait dengan permasalahan posisi kantin, Persoalan tersebut tidak dapat diangkat. Untuk pembangunan juga tidak bisa dilaksanakan secepat itu melainkan ada banyak proses yang harus dilakukan. Oleh karena itu silahkan dicek dulu usulan pembangunan yang ada di fakultas.

Untuk permasalahan pembangunan “Kantin Alumni” itu sah-sah saja mengingat sekarang Unram sudah menjadi BLU (Badan Layanan Umum). Terkait dengan permasalahan parkiran akan dipikirkan kembali kedepannya bagaimana oleh Dekanat Fakultas. Dengan demikian, silahkan dari teman-teman fakultas untuk tetap follow up pembangunan tersebut jangan sampai kampus kita dijadikan ladang bisnis yang kemudian manfaatnya hanya bisa dirasakan oleh segelintir orang melainkan  harus dapat dirasakan oleh seluruh mahasiswa FEB, contoh kecil seperti diberdayakannya Danus dan UKFK yang ada.

 

0
0