(BEM UNRAM)- Kebakaran yang melanda desa Ntonggu, Bimatanggal 30 Juli 2020 menyebabkan 37 rumah yang dilalap si jago merah, 6 rumah rusak ringan ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kebakaran disebabkan gas yang bocor.

Hingga saat ini, warga yang rumahnya terkena kebakaran masih mengungsi di tenda yang didirikan pemerintah daerah dan ada juga yang mengugsi di rumah tetangga.

Forum mahasiswa sosial masyarakat Universitas Mataram (Formas Unram), yang didukung juga oleh seluruh birokrasi. Menyalurakan donasi untuk para korban kebakaran, setelah melakukan penggalangan dana selama Dua hari dan mendapatkan dana sebesar Rp 9.699.700.

Seluruh hasil donasi yang terkumpul, Formas membelikan kebutuhan apa yang menjadi keperluan warga yang  menjadi korban ganasnya si Jago merah.

“Warga masih membutuhkan tendon air, karena air bersih masih dibutuhkan warga. Dan tempat tidur mereka masih prihatin, banyak yang masih tidur sekedar beralaskan terpal,” kata Sukma Yuyun yang merupakan anggota Formas saat diwawancara di tepat penyaluran donasi.

Lukman yang merupakan penanggung jawab peneriman bantuan korban kebakaran merasa bangga kepada Mahasiswa yang sudah membantu korban “Kami sampaikan rasa bangga kepada mahasiswa yang telah membantu kami, datang dari mataram untuk mengantarkan donasi. Semoga apa yang menjadi niat baik adek-adek dibalas Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan mudahan bermanfaat untuk para korban,” tuturnya.

Tidak sampai disitu, mahasiswa yang tergabung ke Formas ini, membagikan susu dan jajan kepada anak-anak di sekitar korban kebakaran, dan disambut sangat senang.

“Melihat senyuman mereka, kami semakin semangat untuk melanjutkan bantuan kemanusiaan,” kata Dina

 

 

0
0