Sudah merupakan keniscayaan kalau mahasiswa menjadi elemen terpenting dan strategis dalam setiap pergerakan mahasiswa. Mahasiswa menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat dan bersuara lantang kepada pemerintah yang telah dijamin kebebasannya.
.
Kebebasan mahasiswa dalam mengeluarkan pendapat adalah hak yang dijamin dan dilindungi oleh Undang-Undang. Seperti yang diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28E Ayat (3) yang mengatur tentang kebebasan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat.
.
Namun akhir-akhir ini upaya Premanisme, Refresifitas mewarnai aksi-aksi mahasiswa yang dipaksa dibubarkan oleh pihak Kepolisian.
.
26 September yang lalu aksi yang dilaksanakan oleh Aliansi NTB Bergerak mengalami bentrok dengan kepolisian dan massa demonstrasi yang menggugat dengan tema “9 Gugatan Rakyat” tersebut di tembaki dengan water canon dan tembakan gas air mata. Ribuan massa aksi tersebut yang sebelumnya melaksanakan aksi dengan kondusif sama sekali tidak menyangka akan menerima upaya pembubaran massa dengan refresif. Akibatnya puluhan masa aksi mengalami sesak nafas akibat gas air mata, banyak yang cedera dan membuat masa tidak kondusif. Begitu terus terjadi hingga masa aksi sama sekali tidak bisa menyampaikan aspirasi dengan baik.
.
Adapun tindakan tersebut juga terus terjadi di Aksi Demonstrasi serupa di Nasional, dengan korban yang terus berjatuhan dan kepolisian semakin hari semakin menindas massa aksi dari mahasiswa dan rakyat.
.
Oleh karena itu, Kami dari BEM Universitas Mataram menyatakan Sikap :
1. Mengutuk keras tindakan pihak kepolisian yang telah melakukan upaya refresif untuk membubarkan massa demonstrasi di seluruh indonesia.
2. Pecat dan Berikan sanksi yang tegas kepada oknum polisi yang melakukan aksi kekerasan dan refresif kepada Rakyat dan Mahasiswa selama berlangsungnya demonstrasi.
3. Menuntut pihak Kepolisian dan Pemerintah agar memberikan bantuan moril dan materiil terhadap korban demonstrasi.
4. Menghimbau kepada seluruh mahasiswa agar terus berada pada medan juang dan tidak pernah surut menyampaikan nilai-nilai kebenaran.
.
Jika 4 point pernyataan sikap ini sama sekali tidak di indahkan oleh Pemerintah dan Kepolisian maka mahasiswa akan mengeluarkan mosi tidak percaya dan polisi sudah tidak becus mengayomi masyarakat dan mahasiswa.
.
Panjang Umur Perjuangan !!
.
Ttd. Ahmad S N
Mentri Sosial Politik BEM UNRAM
Nashubung : 087865290150
.
Mengetahui,
M.Amri Akbar
Presiden Mahasiswa Universitas Mataram

0
0