Mataram (BEM UNRAM) – Pendidikan adalah merupakan sendi utama sebagai pendorong segala lini kehidupan. Pendidikan kemudian kita mengetahui dan memahami akan ilmu itu sendiri dan pemahaman itu kemudian menjadi pegangan dan tombak utama bagi kita dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.

 

Kemudian sejatinya sebagai suatu negara yang besar dan berdaulat selayak dan seharusnya negara kita menjamin akan pendidikan bagi bagi anak bangsanya seperti yang tertera dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu tujuan Bangsa Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Namun realita yang kita hadapi saat ini masih jauh dari harapan terkhusus di wilayah NTB kita saat ini.

Berlandaskan akan realita itu kemudian kami dari BEM telah melakukan Diskusi tentang bagaimana kondisi pendidikan di NTB saat ini. Alhamdulillah diskusi itu telah kita sama-sama laksanakan  pada hari Senin 9 September 2019 pukul 14.00-selesai dengan tema Wajah pendidikan NTB Saat ini tempat di Aula PKM Universitas Mataram  dengan jumlah peserta sekitar 50 Orang peserta.

 

Adapun pada diskusi itu menghasilkan 5 poin  utama yaitu.

  1. Kondisi pendidikan Pasca Gempa masih sangat memprihatinkan

2.Sistem Zonasi memberikan berbagai macam dampak negatif diantaranya

 – beberapa sekolah di kota kekurangan peserta didik

– banyaknya siswa yang malah masuk ke sekolah swasta yang kondisinya kurang baik karena tidak

diterima di sekolah yang dituju.

-masij banyaknya terjadi Pungutan Liar.

  1. Anggaran Pendidikan terutama bagi refitalisasi pasca gempa masih belum memberikan dampak yang begitu positif dan belum maksimal ditunjukkan dengan adanya sekolah-sekolah yang proses belajar mengajar dilakukan di tenda sekolah sementara.
  2. Kesejahteraan Guru di provinsi NTB masih sangat jauh dari harapan terutama bagi guru Honorer
  3. Diharapkan adanya literasi muatan lokal ditiap tiap sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas siswa sehingga memacu perkembangan pendidikan kearah yang lebih baik.

 

 Pada saat  diskusi berjalannya diskusi alhamdulillah prosesnya sangat interaktif  dan  aktif, antusiasme para peserta luar biasa sehingga membuat semakin banyaknya timbal balik dan diskusi bersama pemateri. . Diskusi ini di mentori oleh Prof.Dr.Mahsun.MS.

 

Setelahnya itu dalam jangka beberapa hari Kemudian dari BEM Unram akan melaksanakan 100 Hari kontrak pendidikan bersama Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi NTB karna sebelumnya dari BEM Unram telah melakukan aksi Hari Pendidikan dalam agenda kepedulian, keresahan Mahasiswa dalam memandang kondisi pendidikan Saat ini. Aksi itu berlangsung pada 3 Mei 2019 yang lalu dan membuat berbagai nota kesepahaman dan perjanjian

 

Resah,gelisah adalah merupakan rasa iba namun aksi dan menyampaikan aspirasi adalah merupakan rasa cinta dan Nasionalisme yang sejati.

 

(rad)

Penyerahan Cindera Mata Penyerahan Cindera Mata

0
0