Oleh : Ikmal Maulana

Pemuda merupakan manusia yang sudah melewati masa remaja kehidupan dan belum memasuki masa tuanya kehidupan. Pemuda adalah sosok energik ditengah-tengah kehidupan suatu bangsa yang dipundaknya tergenggam arah cita-cita bangsa, dan di Indonesia sendiri pemuda merupakan aktor utama dari sejarah peradaban kemerdekan Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga saat ini kita dapat merasakan nikmatnya hidup merdeka di Negeri tercinta ini. Pemuda menjadi garda terdepan meneriakan perjuangan kemerdekaan Indonesia dan selalu menempati kedudukan yang setrategis di setiap jenjang peroses kemerdekaan Indonesia yang akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 di Proklamirkannya Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemuda sering dikatakan sebagai agen of changes atau Pelaku perubahan suatu bangsa, namun jika kita melihat potensi dan kedudukan pemuda secara mendalam maka perspektif kita akan sosok pemuda akan berubah karena, di dalam diri pemuda terdapat potensi besar yang dimiliki, dengan jernihnya daya fikir dan semangat yang senantiasa membara, serta adanya hasrat moralitas dalam diri pemuda, sudah tidak sepantasnya lagi pemuda hanya dikatakan sebagai agend of change, melainkan dapat kita katakan sebagai Directure Of Changes atau penentu arah perubahan suatu bangsa, karena sesungguhnya pemudalah sosok konseptor sekaligus eksekutor dari terciptanya perubahan suatu bangsa.
Indonesia merupakan Negara kepulauan dengan ribuan pulau di dalamnya dan beragamnya karakteristik kultural di setiap daerahnya. Disamping itu Indonesia juga merupakan Negara dengan sumber daya alam yang melimpah dengan keanekaragaman hayati yang dimiliki, serta dengan sumberdaya manusia yang tinggi membuat kayanya negeri ini. Lantas seharusnya tidak patut orang bertanya akan seberapa majunya Indonesia?, apakah Indonesia merupakan Negara maju?, dan kemana limpahan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia?. Pertanyaan semacam ini muncul seiring dengan kondisi Indonesia saat ini yang dapat dikatakan sebagai Negara yang tertinggal/berkembang bahkan terpuruk.
Jika saat ini Indonesia sedang terpuruk maka sudah sepatutnya kita bertanya, kemana PEMUDA?, apakah di Indonesia kekurangan PEMUDA?, atau Indonesia tidak memiliki PEMUDA?. Mari kita menilik lebih jauh kemana para pemuda di Indonesia.

Sebagaimana yang telah disebutkan bahwa pemuda bukan lagi Agen Of Changes melainkan Directure Of Changes, Yang seharusnya hadir di tengah-tengah keterpurukan Indonesia saat ini, guna memberikan solusi terbaiknya untuk menentukan perubahan arah bangsa Indonesia kearah kemajuan yang di cita-citakan. Tidak sepantasnya Indonesia terpuruk dengan limpahan kekayaan yang dimiliki, problematika tidak dihadirkannya pemuda dalam mengkawal arah pembangunan bangsa, merupakan faktor utama penyebab terpuruknya negeri ini, minimnya nilai-nilai moralitas pada diri pemuda saat ini,serta dipertontonkannya kebodohan-kebodohan di sepanjang sudut pemerintahan Negara Indonesia saat ini, juga menjadi momok dari munculnya berbagai permasalahan yang di hadapi Indonesia saat ini, segudang kekayaan tidak dapat di nikmati sepenuhnya oleh rakyat yang bernaung di dalamnya, kesejahtraan menjadi suatu kemustahilan bagi bangsa ini, keadilan menjadi permainan para petinggi-petinggi penguasa saat ini, dan angka pengangguran yang berdampak kemiskinan terpampang nyata di sepanjang rintihan anak bangsa didalamnya.

Beragam masalah telah terjadi, keterpurukan sudah diambang batas, jeritan anak bangsa semakin merintih, lantas apa yang harus kita lakukan untuk bangsa ini?. Mari kita berfikir, apa peran pemuda bagi terwujudnya kesejahtraan di negeri ini?, apa yang mampu di kontribusikan oleh pemuda untuk sehatnya negeri yang sedang sakit ini? Dan bagai mana cara mewujudkan secercah senyuman dan tawa di seri wajah penghuni negeri ini?
Jika diberdayakan, Pemuda itu bagaikan obat ditengah wabah penyakit yang mewabah di suatu negeri, oleh karna itu solusi terbaik untuk negeri ini adalah dengan memberdayakan pemudanya. Dengan pemuda yang berdaya mampu melahirkan solusi-solusi baru untuk negri ini, sudah saatnya tonggak pergerakan perubahan di bebankan kepada pemuda, dengan menanamkan wawasan dan nilai-nilai moralitas kepada pemuda, akan mendorong lahirnya inovasi-inovasi dengan rangkaian kreasi dari limpahan kekayaan negeri ini akan menunjan terciptanya kesejahtraan bagi bangsa ini.

Adapun beberapa bentuk pemberdayaan pemuda yang dapat dilakukan diantaranya mengawali dengan, meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya adalah dengan memberikan beasiswa bagi generasi muda bangsa untuk meningkatkan kualitas dirinya sehingga diharapkan dengan memiliki wawasan yang luas mampu menghadirkan solusi bagi bangsa kedepannya. Kemudian menggencarkan Pelatihan Soft Skill Bagi Pemuda, dengan adanya sekill yang dimiliki oleh pemuda akan memberikan kemandirian pada diri pemuda dan mampu berkontribusi dalam membangung kesejahtraan negeri ini, minimal daerahnya sendiri. Semakin banyak pemuda yang diberdayakan dan tersebar di seluruh daerah di penjuru negeri ini, maka akan semakin cepat terciptanya kesejahtraan yang di cita-citakan. Dan Membentuk Desa Binaan di setiap pelosok daerah di Indonesia guna untuk menghadirkan pengetahuan-pengetahuan dangan mengkolaborasikan antara masalah-masalah yang ada dengan potensi yang dimiliki oleh setiap daerah, sehingga dengan adanya hal seperti ini diharapkan masyarakat minimal mampu mengelola atau membangun/mensejahtrakan daerahnya semakin banyak desa binaan yang di gencarkan maka angka kesenjangan sosialpun akan semakin menurun. Serta masih banyak solusi-solusi yang dapat kita hadirkan untuk negeri ini, intinya berikanlah ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk mengabdikan diri sepenuhnya bagi bangsa ini dengan disertai dukungan meteril maupun moril kepada pemuda.

Mengapa disini saya sangat menekankan pemuda sebagai solusi akan permasalahan Indonesia saat ini, karna sesungguhnya puluhan tahun yang lalu orang luar biasa di negeri ini pernah berkata, “Beri aku sepuluh pemuda maka akan ku guncangkan dunia”, itulah perkataan founding father Presiden Pertama Indonesia yang menegaskan betapa pentingnya peran pemuda dalam kemajuan bangsa dan Negara.  Baik buruknya suatu Negara dilihat dari kualitas pemudanya, karena generasi muda adalah penerus dan pewaris bangsa dan Negara.  Generasi muda harus mempunyai karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya, memiliki kepribadian tinggi, semangat nasionalisme, berjiwa saing, mampu memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global. Pemuda juga perlu memperhatikan bahwa mereka merupakan Directure Of Changes yang mempunyai kewajiban sebagai Agent of change, moral force, Iron stock, and social control.sehingga fungsi tersebut dapat berguna bagi masyarakat.

Maka dari itu melalui tulisan ini selaku penulis saya bepesan untuk diri saya peribadi maupun para pemuda pada umumnya. “Wahai pemuda jika hari ini engkau tidak risau dengan keadaan bangsamu maka yakinlah hari tuamu akan penuh dengan tangisan, Wahai pemuda jika hari ini engkau hanya diam melihat jeritan tangis saudara sebangsamu akan perihnya kehidupan bangsamu maka sesungguhnya hatimu sudah mati, Wahai pemuda jika hari ini engkau memilih terlena akan masa mudamu yang dikelilingi oleh kenikmatan-kenikmatan palsu, maka bersiaplah untuk sengsara selepas mudamu, dan wahai pemuda jika masa mudamu tidak bisa engkau persembahkan untuk negeri dan bangsamu, maka lekaslah menua karna sesungguhnya tak sepantasnya engkau disebut pemuda”.

Negeri ini membutuhkanmu wahai pemuda, sosok gagah perkasa beridialisme tinggilah yang mampu memberikan obat bagi sakitnya negeri ini, mari angkat tangan kananmu sebagai bentuk kesiapan jiwa dan ragamu untuk menggiring negrimu kearah harapan dan cita-cita pendahulumu, angkat tangan kirimu sebagai bentuk perlawanan terhadap penindasan dan kezaliman penguasa terhadap bangsamu, dan jangan pernah angkat kakimu untuk meninggalkan jalan juang menuju sejahtranya bangsamu, karena sesungguhnya dirimu adalah Directure Of Changes.

#Opini

 

0
0