Oleh : Ahmad Fatoni Dwi Putra

Banyak yang bilang “makan tuh cinta”. Padahal dengan cinta semua pekerjaan bisa dilakukan tanpa beban yang menumpuk di kepala. Cinta adalah kata sarat makna yang tak mampu didefinisikan. Cinta bak sebuah bahan bakar yang mampu menggerakan dan mendorong sesuatu lebih jauh lagi. Anis Matta pernah menulis “Cinta ditakdirkan menjadi makna paling santun yang menyimpan kekuatan besar. Tak terlihat, hanya terasa. Tapi dahsyat,”

 

Logika manusia bisa kalah dengan cinta, cinta menimbulkan imajinasi. Berkerjalah dengan cinta. berimajinasilah dengan cinta. Cinta akan menumbuhkan segalanya. Jangan sempit mengartikan arti cinta. Cinta bukan hanya tentang kaula muda yang sedang dimabuk asmara.

cinta lebih dari itu bro!

  1. Anis Matta pernah berkata “Jalan cinta selalu melahirkan perubahan besar dengan cara yang sangat sederhana. Karena ia menjangkau pangkal hati secara langsung darimana segala perubahan dalam diri seseorang bermula. Bahkan ketika ia menggunakan kekerasan, cinta selalu mengubah efeknya, dan seketika ia berujung haru”

Cinta juga tidak lepas dari dunia pergerakan. Mereka yang berkutat di dunia pergerakan sering disebut aktivis. Baik mereka yang bergerak sebagai aktivis intra kampus atau aktivis ekstra kampus. Dan tentu saja dunia pergerakan banyak diwarnai dengan naik dan turunnya semangat dalam bergerak.

 

Banyak aktivis kampus mulai lelah dengan dunia pergerakan. Rasa itu timbul karena para aktivis mulai tidak menikmati dinamika pergerakan yang dialami. Entah itu pergerakan intra kampus seperti BEM, DPM atau UKM lainnya. Bahkan penyakit ini juga menjangkiti para aktivis ekstra kampus.

 

Mereka mulai melupakan bahwa dunia pergerakan tidak hanya dijalankan dengan menggunakan logika. Tapi organisasi juga membutuhkan cinta dalam setiap pergerakannya. Cinta akan menggerakan lubuk hati paling dalam. Tanpa sadar raga ini akan bergerak dengan cinta. Semua dikerjakan dengan cinta akan menghsilkan karya luar biasa.  Jadikan cinta sebagai awal langkahmu bergerak. Bergeraklah sampai ke ujung  tertinggi pencapaian sampai kau lupa raga sudah tak lagi muda. Tapi dengan cinta raga boleh saja raga menua tapi tidak dengan jiwa.

 

“Para pecinta sejati tak suka berjanji

Tapi begitu mereka memutuskan untuk mencintai

Mereka akan segera membuat rencana untuk memberi,”― M. Anis Matta

 

#Opini

0
0