Mataram (BEM Unram) – Bem Universitas Mataram  berhasil menyelesaikan tuntutan kerjanya sebagai kordinator wilayah Bali Nusra pada Rapat Kerja Nasional Forum Perempuan BEM SI (Rakernas FP BEM SI) yang dilaksanakan pada 25 – 28 Juli 2019 di Universitas Padjadjaran.

 

Dalam Rakernas FP BEM SI yang ke-1 tersebut, BEM Unram sebagai coordinator wilayah Bali Nusra (Bali, NTB dan NTT) BEM SI memaparkan rencana program kerja wilayah Bali Nusra FP BEM SI yang terbagi ke dalam dua fokus yaitu Pemberdayaan dan Advokasi Isu. Program Pemberdayaan diberi nama Kampung Perempuan Berdaya yang setiap daerahnya akan menyesuaikan dengan budaya dan kondisinya masing-masing. Sedangkan untuk advokasi isu difokuskan pada Kekerasan pada perempuan dan anak, Pernikahan Dini dan Diskriminasi Pada Perempuan dan Anak. Program Pemberdayaan Program kerja ini akan dikordinatori oleh Menteri Pemberdayaan Prempuan BEM Unram selaku kordinator wilayah Bali Nusra FP BEM SI

 

Pada  Rakernas FP BEM SI ke-1 menghasilkan banyak keputusan. Selain isu wilayah, Forum Perempuan BEM SI mengangkat 3 isu nasional yaitu : RUU PKS, LGBT dan Perempuan dan Demokrasi. Dari tiga isu tersebut, BEM Unram Bersama beberapa kampus lainnya di wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Bagian Timur mengadvokasi isu Perempuan dan Demokrasi.

 

Selain program kerja wilayah dan nasional, Rakernas FP BEM SI ke-1 berhasil menyusun dan menerbitkan Standard Operasional Prosedur (SOP) Forum Perempuan BEM SI pertama, disusun dengan tetap memperhatikan SOP BEM SI. (ade)

0
0