Mataram (BEM UNRAM) – Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) di Dusun Teres Genit, Desa Bayan, KLU diselenggarakan oleh Bem Unram Kementrian Sosial Lingkungan. KBM dibuka Wakil Rektor III Bidang kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum., Jumat (19/7) Pukul 16.30 WITA .

Pembukaan KBM dihadiri oleh tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur desa. Ketua panitia, Presma Bem Unram, dan Kepala Desa Bayan turut memberikan sambutan.

M. Isnaini Hamidi selaku ketua panitia memberikan sambutan. Dalam sambutannya hamidi memaparkan program kerja selama KBM berlangsung. Tiga program kerja utama, sosialisasi nikah dini, pasar rakyat, dan trauma healing. Pasar rakyat menjadi perhatian pengabdian. Desa yang jauh dari pasar membuat pasokan makanan pokok susah didapat karena membutuhkan waktu tempuh lama.

“Adapun program kerja yang kita bawa pada acara KBM ini ada sosialisasi nikah dini, pasar rakyat, dan trauma healing. Dan program kerja yang paling kita tekankan adalah pasar rakyat karena kondisi dusun yang jauh dari pasar,” Ujar Hamidi saat sambutan.

 Tak luput Presma BEM Unram memberikan sambutannya dalam acara pembukaan KBM. Beliau berpesan agar mahasiswa mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat sesuai dengan bidang keilmuannya. Karena di dalam Tri Darma Perguruan Tinggi tercantum poin pengabdian kepada masyarakat.

“salah satu kewajiban bagi adanya perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi negeri adalah bagaimana cara memberikan nilai terutama di bidang keilmuannya untuk pengabdian ke masyarakat,” Kata Amri selaku Presma Bem Unram.

Belajar menjadi tujuan utama Bem Unram melakukan pengabdian ke Dusun Teres genit. Mahasiswa yang tidak turun langsung ke masyrakat dan tidak mengimplementasikan keilmuannya hanya akan menjadi orang individualis tanpa memperdulikan orang lain di sekitarnya.

“kami datang kesini dengan niat untuk belajar. Belajar bagaimana cara terjun ke masyarakat dan bagaiama kami menerapkan ilmu yang kami dapatkan di dunia perkuliahan,” Lanjutnya.

Kepala Desa yang diwakili oleh Sekertaris Desa, Bapak Hasan Basri memberikan sambutan. Dalam sambutannya beliau sangat mengapresiasi terkait program kerja yang dibawa oleh Bem Unram ke Dusun Teres genit. Dari pihak desa siap membantu proram kerja dari Bem Unram.

“saya sangat tertarik dengan program kerja Kemah Bakti Mahasiswa,” tutur Hasan Basri.

Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum. Datang Untuk Membuka Acara KBM.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Muhammad Natsir, SH., M.Hum. dalam sambutannya sempat menyinggung kinerja pemerintah yang lamban dalam menangani pembangunan desa.

“saya prihatin melihat lambannya pemerintah, mungkin karena keterbatasan dana dan sebagainya,” Ucap Muhammad Natsir.

Beliau juga mengapresiasi kegiatan KBM oleh Bem Unram yang mau menyisihkan waktunya untuk melakukan pengabdian ke masyarakat khsususnya KLU. Karena menurutnya KLU membutuhkan perhatian khusus untuk mengembangkan potensi daerah agar mampu bersaing dengan daerah yang lain.

“seminggu yang lalu saya seminar di Kementrian Sosial dan Keserasian Sosial bahwa kondisi kita di KLU ini membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah. Sehingga saya pikir mahasiswa tiang (saya : red) awal berpikirnya dari situ tanpa diminta,” Ujar Natsir.

Beliau mengharapkan kegiatan Bem Unram dapat menjadi wadah belajar dalam meningkatkan moralitas pengabdian kepada masyarakat. Dan meminta agar kegiatan yang dilakukan dapat didukung penuh oleh pihak Desa dan masyarakat.

“Sekarang yang ditingkatkan adalah moralitas pengabdian kepada masyarakat. Dan saya berterima kasih kepada Pak Kades dan mohon di dukung kegiatannya,” Tutupnya sembari membuka acara KBM. (ton)

0
0